Bertani Jagung sebagai pencarian ekonomi keluarga.

H
hendri08
![40273012_1826718394072460_1672667656148221952_n.jpg](https://images2.weku.io/DQmZuUa3p2RY1wbHLYfzUnwxwtKuTgfjUJmQLy284dJSixs/40273012_1826718394072460_1672667656148221952_n.jpg) Dalam conten ini untuk menulis sebuah judul dalam conten ini tentang ***Bertani Jagung sebagai pencarian ekonomi keluarga.*** Saya menjumpai seorang warga dari desa Krueng batu kab Aceh Selatan, yaitu bapak T. Zainul Azkia yang merupakan kawan lama saya di waktu SMA dulu. Hasil dari wawancara dengan bapak tersebut saya menanyakan bagaimana cara bertani jagung dengan baik, sambil menikmati kopi bapak T menjelaskan kepada saya jika kita ingin hasil jagung itu baik maka yang harus kita lakukan adalah merawatnya dengan baik, bagaimana cara merawatnya? yaitu sebelum di tanam biji jagung kita harus memupuk terlebih dahulu agar tanah tersebut mengandung mineral yang dapat memberikan pertumbuhan kepada jagung nantinya. dan setelah itu kita juga menjaga hama yang dapat menghambat pertumbuhan jagung dengan obat pembasmi jagung. setelah jagung berusia muda kita harus juga menjaga rumput-rumput yang tumbuh disekitaran jagung karena itu akan menghambat penyerapan mineral yang diserap oleh akar jagung yang dapat mengambat hasil buahnya nanti. ![39167107_1803516759725957_7839822453583904768_n.jpg](https://images2.weku.io/DQmWn4rZVF4jHFvK9owU1qFt8R1kKbMFAhwB44Dpsoy18yz/39167107_1803516759725957_7839822453583904768_n.jpg) Kemudian saya juga mengajukan beberapa pertanyaan, ada beberapa warga yang betani jagung di desa bapak? beliau menjawab sekitar 50 warga yang berperan sebagai petani jagung dalam memenuhi kebutuhan keluarga. hasil jual dipasar masih steril dengan harga rata-rata Rp. 3000/Kg itupun jagung yang berkualitas baik, jika dibawah 3000 masyarakat akan kualahan karena harga logistik jagung mahal (pupuk dll). hasil jual jagung tersebut tidak ada keluhan dari masyarakat, hanya saja harapan bapak T kepada pemerintah perlunya perhatian terhadap masyarakat petani untuk membuat sebuah kebijakan baik itu dari segi harga maupun kebijkkan lainya dalam membudidayakan petani jangung agar hasil produksinya lebih kreatif. karena selama ini belum adanya kebijakan pemerintah dalam hal harga jual yang dapat memuaskan masyarakat petani sedangkan harga logistik seperti pupuk dan obat hama lainnya juga termasuk mahal daripada hasil jual jagung. Bertani jagung sebagai mata pencarian ekonomi keluarga dalam jangka menengah, karena hasil jagung dapat dipanen dalam umur 60 hari atau 2 bulan lebih. Begitulah hasil wawancara saya dengan bapak T. Zainul Azkia, sosok seorang yang giat bekerja dalam skill sektor pertanian dan memiliki cita cita dalam mengembangkan sektor pertanian yang dapat memusakan masyarakat petani dalam hal harga jual dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan bahan-bahan logistik pertanian.
Terimakasih
@hendri08

Comments

yash0108
SUBMITS YOUR DAILY POST LINK FOR 2th FEBRUARY IN THE COMMENT OF THIS POST:D