Puisi: ANJING

P

 

 

 

 

Seekor anjing menyelinap di balik kata-kata, mungkin ingin berkata-kata: buatlah aku puisi, atau buatkan aku puisi

 

Tapi yang terdengar hanya lolongan di waktu waktu tertentu, mungkin kesepian dan kedinginan 

 

Di balik kata-kata, seekor anjing melipat ekornya di kaki belakang. Entah pertanda apa?

 

Sudah terlalu lama rumah itu kosong. Sudah terlalu lama tak ada yang mengunjungi. Hanya ada seekor anjing tua yang menjaga.

 

Dengarkan suaranya, seperti tangisan, menyerupai rintihan

 

Sudah sekian lama bertahan, merasakan sepi dan kelaparan, di rumah yang terkunci pintu dan pagarnya.

 

Indonesia, 26 Februari 2023

Comments